Setelah kami bersama ternyata memang waktu mengatakan hal yang tak terduga, ayah dan anak telah menjadi satu dalam kekuatan mereka masing masing. Rasanya begitu utuh kurasakan hidup bersama mereka, ramadhan tahun 2010 menjadi saksi awal kami menjalin kembali kasih sayang dalam rahmat Alloh SWT. Hingga begitu besar perhatian papa saat kehamilanku yang kedua, ia mendampingi dari mulai perut ini membesar hingga iapun ada saat anak kedua kami lahir di usia kandungan masih 8 bulan.
Anugerah Alloh tidak akan pernah dapat kita hitung, bahkan nafas yang kita hirup ini adalah milik NYA. Oh iya, sepertinya perlu berbagi cerita mengenai kelahiran baby kami sicantik aira. Ia terlahir dari mulai pecah ketuban pukul 00.00 wib sebagaimana yang diceritakan papa putut pada situsnya hingga ia lahir melalui proses bedah persalinan. Proses dilaksanakan pukul 03.00 wib ini sebenarnya sangat tidak kuinginkan, meskipun kelahiran mas arya dulu juga harus sesario, aku ingin utuh merasakan sebagai ibu melahirkan dengan proses semestinya. Read more…
-6.316888
106.740404
Bunda sekalian, apakah yang saya rasakan sama dengan pengalaman bunda saat hamil? Dimana begitu banyak godaan emosi mendera hingga kadang membuatku tidak dapat menahannya. Akibat yang menyakitkan adalah pinggang seperti di ikat, bisa dibayangkan bagaimana perut yang mulai membesar seperti dililit seutas tambang rasanya. Pemicu kemarahan ini sangat sederhana, yaitu ananda arya yang mulai sering berulah nakal dengan kurang menghiraukan himbauan untuk segera menyelesaikan pekerjaannya. Salah satunya adalah mandi pagi, selalu saja ada alasan, entah buang air dulu, mainan air, cari baju, sloweran kesana kemari, hmmmm kadang mulai membantah.
Saat siang tiba emosi ini sering berapi-api, bagaikan petir yang siap menyambar-nyambar dengan gemuruh suara yang sangat kencang. Namun semua harus bisa aku lalui dengan memaksa diri mengatur emosi karena kehamilan ini semakin membesar dan bisa saja akibat kemarahan tersebut mempengaruhi janin yang kami sayangi.
Kadang ada juga ketika suamiku tercinta terlalu lelah akan pekerjaannya, sehingga waktu libur atau week end cuma tidur, rasanya gemes sekali. Untunglah kami sering bisa bersenda gurau sehingga saat mau tidur arya dan papa selalu menjadi pelipur melulurhkan amarah yang terjadi sebelumnya. Ya Alloh, hanya kepamulah kami berserah diri dan jauhkanlah kami dari amarah yang menyesatkan.
Mama berusaha menjaga mas arya sebaik dan semampu kekuatan ini diberikan. Papa selalu menanyakan di tiap harinya bagaimana kondisi serta kemampuan belajar, karena menurut papa perkembangan anak harus kita sendiri yang memantau bukan oleh pembantu, baby sister atau kakek neneknya. Karena pesan dari suami tercinta nan penuh kelembutan itu membuat mama harus berprestasi dihadapan papa.
Read more…
Yah, baru saja dapat sms dari pakde danang yang memberi kabar mengenai kabar kakak jauh arya, bahwa ia tidak betah berada di rumah sakit. Anak papa yang satu ini sedang menderita demam berdarah yang cukup mengkhawatirkan karena agak terlambat penganannya. Ia dari dulu sangat tidak ingin kerumah sakit dan sangat tidak nyaman jika berada dirumah sakit. Mas ivan yang tabah ya….
Ceritanya kami habis weekend di sebuah villa dipuncak Bandungan, bagi yang belum tahu Bandungan ya harus cari tahu
. Lokasinya di Sebelah selatan Semarang, tinggal tanya aja orang daerah Ungaran mana tuh Bandungan pasti dikasih tahu. Disebut bandungan karena suasana sana mungkin mirip-mirip kota Bandung jaman dulu yang sejuk dingin dan empuk tempat tidurnya 
Read more…