Hyperemesis Vs Kehamilan
Apakah anda mengalami mual muntah yang sangat kuat pada kehamilan saat ini? Dengan usia triwulan pertama atau 3 bulan pertama? Merasa kurang nyaman dengan bebauan bumbu dapur, udara tertentu, bunyian yang sedikit berisik atau merasa asam lambung tinggi sehingga makan apapun terasa pahit. Inilah yang akan dialami oleh ibu hamil dengan kategori hyperemesis seperti mamatutik di kehamilan awal adiknya arya.
Menurut beberapa artikel seluruhnya identik baik yang berbahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, silahkan anda lihat link dibawah ini untuk tahu lebih lanjut mengenai hyperemesis.
Saya kutip sedikit informasi seperti apa yang saya alami diatas:
Mual dan muntah yang terjadi pada kehamilan diakibatkan karena perubahan hormonal yang umumnya terjadi di awal kehamilan (minggu ke 6-8, puncak pada minggu ke 12-14, dan membaik pada minggu ke-22) sampai badan wanita tersebut beradaptasi dengan peningkatan produksi hormonal. Mual dan muntah dapat terjadi sepanjang hari namun dapat memburuk di pagi hari karena perut yang kosong atau jika ibu hamil tidak makan dalam porsi yang cukup. Mual dan muntah ini biasanya terjadi pada 80 – 85% kehamilan selama triwulan pertama, dengan gejala muntah yang mengganggu sebesar 52%.
Kategori diatas akan terjadi secara normal untuk kehamilan tanpa hyperemesis, namun jika mengalami hyperemesis suasana menjadi sangat berbeda sekali. Coba dibaca penjelasan dari wikipedia mengenai hal ini:
* Loss of 5% or more of pre-pregnancy body weight
* Dehydration, causing ketosis and constipation
* Nutritional deficiencies
* Metabolic imbalances
* Altered sense of taste
* Sensitivity of the brain to motion
* Food leaving the stomach more slowly
* Rapidly changing hormone levels during pregnancy
* Stomach contents moving back up from the stomach
* Physical and emotional stress of pregnancy on the body
* Subconjunctival hemorrhage (broken blood vessels in the eyes)
* Difficulty with daily activities
* HallucinationsSome women with HG lose as much as 20% of their body weight. Many sufferers of HG are extremely sensitive to odors in their environment; certain smells may exacerbate symptoms. This is known as hyperolfaction. Ptyalism, or hypersalivation, is another symptom experienced by some women suffering from HG.
Berat badan saya sebelum kehamilan awalnya adalah 60Kg namun kini turun hingga 51Kg, rasa pahit dimulut membuat semua masakan terasa aneh dilidah, setiap habis makan akan dikeluarkan kembali, rasa nyeri pada perut bagian atas menyakitkan dan emosional yang tidak jelas (sering marah, menangis dan melamun). Kita tidak boleh lemah dan patah arang, karena saya sendiri sangat menginginkan keturunan yang sehat, cerdas serta tanpa kelainan. Jika ibu terkulai lemas maka kita tidak akan mendapat asupan gizi cukup bagi janin, jika kita membiarkan muntah berkepanjangan maka tak ada kekuatan untuk merawat diri dan andai bunda selalu memikirkan rasa perih di perut maka tak mungkin mampu menjalankan kehamilan dengan nyaman. Inilah semangat yang ingin aku tanamkan dalam diri.
Hal-hal Kehamilan Hyperemesis MamaTutik
membuat rasa kantuk berlebihan maunya tidur
Alloh memberi karunia ini dan sebagai ibu aku harus kuat serta siap menjalani hal ini, insya Alloh akan dihitung ibadah olehNYA. Berikut adalah hal-hal yang patut dihindari para penderita hyperemesis, karena papa bilang khawatir terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Meski belum finish mual muntah yang mamatutik alami, namun paling tidak bisa berbagi dengan kalian semua. Ini bukan penderitaan namun ini penyesuaian hormon yang ada dalam tubuh, doakan semoga kehamilan ini baik-baik saja serta tidak mengalami hal-hal buruk untuk janin dan bunda. Amiin



Untungnya istri saya ngga mengalami Hyperemesis pada awal masa kehamilan, jadi saya ngga pusing